Pages

Cerita Ganda

Ya, mungkin disini
Mungkin disini semuanya berakhir
Semuanya berakhir tentang kamu dan kenangan itu
Kenangan itu begitu menyesakkan dan menyedihkan
Menyedihkan bila aku mengingat semua
Mengingat semua kebohonganmu kepadaku saat itu
Saat itu aku percayaimu tapi kamu mengkhianati
Kamu mengkhianati segalaku
Segalaku yang telah kamu raih
Kamu raih yang telah lama menjadi keinginanmu
Menjadi keinginanmu adalah hal yang dulu kuinginkan
Dulu kuinginkan kamu hanya buat aku
Buat aku kamu hanya seperti tong sampah
Tong sampah yang terlalu banyak bicara
Banyak bicara sampai kamu tidak menyadari bahwa kamu bohong
Kamu bohong waktu kamu disana
Kamu disana bersenang-senang dengannya
Dengannyalah sekarang kamu
Sekarang kamu sudah bersamanya
Sudah bersamanya yang mungkin kamu harapkan dari dulu
Dari dulu aku telah bodoh mengenalmu
Mengenalmu adalah pengalaman terpahit
Pengalaman terpahit yang membuat aku kecewa
Aku kecewa karena kamu memilih dia
Memilih dia dan melempar aku
Melempar aku seolah kamu tidak pernah mengenalku
Mengenalku pun kamu sepertinya tidak
Seperti tidak ada aku dalam hidupku padahal aku ada disampingmu
Ada disampingmu yang bisa membuat aku tenang
Aku tenang ketika kamu bersamanya dan aku mati
Aku mati dan kembali bersama-Nya
Bersama-Nya yang sekarang aku inginkan
Aku ingin selalu berada disana, bersama orang yang sayang aku
Sayang, aku ditinggal olehnya
Olehnya yang sudah lebih dulu diajak bermain bersama-Nya
Bermain bersama-Nya pasti jauh lebih baik dari ini semua
Ini semua adalah pengkhianatan yang sangat
Yang sangat mengecewakanku sekali
Sekali ini saja aku mohon
Mohon buatku untuk pergi ketempat-Mu
Tempat-Mu yang paling indah
Paling indah dari semua yang indah disini
Disini pun aku sendiri
Sendiri bersama sepi dan angin
Angin ini selalu membisikkan tentang dia
Tentang dia yang sudah ada disamping-Nya
Disamping-Nya...
Aku rindu...
Rindu dirinya...
Aku dikhianati...
Aku bodoh...
Jemput aku sekarang...
Jemput aku ketempat-Mu...

Rabu, 01 Agustus 2012
hanya begitu saja lewat di pikiranku

2 komentar:

Anonim mengatakan...

Duh ini puisi kok galau banget ya? .. #eh .. hihihihi

cintatazma mengatakan...

hahaha...padahal lagi ga galau loh beh :D

Posting Komentar